Jumat, 04 Maret 2011

Tugas Bahasa Inggris 1

Multiple Choice

1. My father ... the newspaper every morning.

a. Read

b. Reads (simple present tense)

c. Reading

d. Has read

2. I ... the blue colour in your eyes.

a. See (simple present tense)

b. Seeing

c. Saw

d. Seen

3. Krisdayanti is ... in thats building now.

a. Sing

b. Sang

c. Seng

d. Singing (present continous tense)

4. Hendra and Irah are ... in my room now.

a. Sleep

b. Sleept

c. Sleeping (present continous tense)

d. Sleeps

5. My teacher has ... me how to get a lot of money.

a. Taught (present perfect tense)

b. Teach

c. Teaching

d. Teachs

6. Haryadi has ... ten houses.

a. Build

b. Built (present perfect tense)

c. Builds

d. Building

7. Nur has been ... since 3 o’clock

a. Swimming (present perfect continous tense)

b. Swim

c. Swam

d. Swum

8. I ... her yesterday.

a. Dreamed (simple past tense)

b. Dream

c. Dreams

d. Dreaming

9. Nabilah ... sushi last week.

a. Eat

b. Ate (simple past tense)

c. Eaten

d. Eating

10. When i came home, my mother was ... the meal.

a. Cooking

b. Cook

c. Cooked (past continous tense)

d. Cooks

11. Yoyon will ... english tomorrow.

a. Study (future tense)

b. Studied

c. Studies

d. Studying

12. He will ... if you invite him.

a. Come (future tense)

b. Coming

c. Came

d. Comes

13. I will be ... cake at 7 o’clock.

a. Make

b. Made

c. Makes

d. Making (future continous tense)

14. Adit will be ... football next week.

a. Playing (future continous tense)

b. Play

c. Plays

d. Played

15. Madam will be … in the prom next week

a. Dancing(future continous tense

b. Dance

c. Dances

d. Is dancing

Essay.

  1. Receptionist : Good Evening, Sofyan Hotel. May I help you
    A
    Guest : Good Evening, I reserve a single room, please.
    B
    Receptionist: When would it be ?
    C
    Guest : From August to September, 10
    D
    Answer: c) would
  2. I is going to watch the movie. (future tense)
    A B C D
    Answer : a) is = am
  3. My house has lovely swimming pool who I bought last week
    A B C D
    Answer: b) who
  4. Would you like to coming to my farewell party?
    A B C D
    Answer: c) coming
  5. Mona is the younger than Lisa
    A B C D
    Answer: b) the
  6. The sunrise in the west ( Simple Present Tense)
    A B C D
    Answer : the west = the east
  7. Could you brings me a beefburger and coke please?
    A B C D
    A = Bring (present perfect tense)
  8. I was not ready for the test last Thursday.
    A B C D
    B = were (simple past)
  9. Tina were watching dvd yesterday.
    A B C D
    A = Was (past continous)
  10. How long have you are in Solo?
    A B C D
    D = Been (future tense)

Jumat, 10 Desember 2010

Marak nya Fenomena "Seven Eleven" di Jakarta

Teman-teman, teman-teman sering lihat dijalan-jalan sudah banyak seven eleven bertebaran dimana. Di tempat itu pula banyak pria atau wanita, tua atau muda dari anak sd sampai kantoran semua banyak yang nongkrong disitu. Heran ga sih kenapa banyak orang yang nongkrong disitu? Nah kita bahas yuukk!

Seperti biasa gue nge cek ke wikipedia terlebih dahulu untuk mencari "arti" dari seven eleven yang sesungguhnya. Nah disana gue mendapatkan kesimpulan bahwa seven eleven adalah sebuah toko klontong 24 jam asal Amerika Serikat yang sejak tahun 2005 kepemilikannya dipegang Seven & I Holdings Co., sebuah perusahaan Jepang. Terus kenapa diberi nama seven eleven? Ternyata sebelum toko 24 jam pertama dibuka di Austin, Texas pada tahun 1962, 7-Eleven buka dari jam 7 pagi hingga 11 malam. Makanya diberi nama Seven Eleven atau 711 yang maksudnya buka jam 7-11. Kreatif ya orang yang ngasih nama.

Nah mulai sekitar tahun 2009 seven eleven (abis ini ngetik nya 711 aja ah kepanjangan kalo ngetik seven eleven) masuk ke Jakarta. Gerai pertama yang gue tau tuh adanya di mahakam deket kfc. Itu juga gue baru sekali kesana. Dan itu juga masih ga terlalu rame. Ga kaya sekarang setiap di 711 pasti ada minimal 10 orang yg nongkrong. Kalo pas jam jam rame yg nongkrong bisa nyampe 100.000 orang!! Hhahahahha kaga itu gue lebay doang. Paling sekitar 30-50 orang deh. Tapi kayanya lebay jg ye banyak banget yg nongkrong.

Tapi heran ga sih kenapa banyak banget orang yg nongkrong disana? Coba bandingin kalo 711 di Jepang tuh "hanya" seperti indomaret, alfamart atau yomart di Indonesia. Tapi mengapa 711 disini begitu wah?? Dibawah ini gambar 711 di Jepang.
Lihat hanya seperti minimarket biasa yg menjual berbagai macam kebutuhan sehari-hari. Tidak ada tempat duduk buat nongkrong diluar dan tidak ada yg menongkrong (aneh banget bahasa gue menongkrong).

Bandingkan dengan salah satu 711 di Jakarta.
Apa yg terlintas dibenak Anda setelah melihat gambar diatas? Besar, ramai, heboh! 711 di Jakarta memang memiliki bangunan yg lumayan besar. Banyak tempat duduk diluar, di dalam juga ada. Lalu banyak pula orang-orang yg menongkrong. Lihat banyak anak muda yg duduk duduk di ubin di kanan gambar, itu karena dia rela duduk berlama-lama disana sembari mengobrol dan memakan makanan yg dijual di 711. Makanan apa saja sih yang menjadi ciri khas dari 711?

1. Slurpe, minuman es parut bersoda yang sangat dingin sehingga katanya bisa membekukan otak! Lebay yee. Ini minuman banyak banget yang beli. Hanya dengan Rp. 6000 Anda sudah dapat membawa pulang minuman ini dengan ukuran kecil.


2. Gulp, minuman bersoda seperti coca cola, pepsi, fanta, mirinda dll deh.


3. Big Bite, hot dog khas 711. Rasanya enak dan kita bisa ngambil saus dan keju sepuasnyaaa. Ini dia yang bikin gue sering banget dateng ke 711. Harganya ga lebih dari Rp. 20000 boss!!


Masih banyak produk-produk makanan yang dijual oleh 711. Ketiga produk tadi menurut saya merupakan "senjata utama" untuk menarik banyak pembeli. Selain itu manajemen 711 di Indonesia cukup pintar dalam mencari keuntungan. Budaya orang-orang Indonesia yang suka nongkrong dan ngobrol ngalur ngidul di imbangi dengan dibuatnya gerai gerai 711 yang nyaman dan makanan yang enak sehingga bukan tidak mungkin gerai 711 di Jakarta akan bertambah banyak lagi dan mengalahkan circle k yang sudah lebih dahulu ada di Indonesia. Tapi 711 tidak akan mengalahkan minimarket seperti indomaret, alfamart dan yomart karena pemerintah Indonesia terus mengawasi 711 agar tidak berubah menjadi minimarket karena menurut undang-undang kepemilikan waralaba minimarket harus dari pihak lokal.

Mau nongkrong di 711, berikut ini daftar 711 yg ada di Jakarta yang baru saya ketahui hehehe yang lainnya menyusul.
1) Jl. Bulungan I No. 64, Tel: 727.94019
2) Jl. Kemang Raya No. 130, Tel: 719.7144-719.7149
3) Jl. Cipete Raya 5 No.2, Tel: 766.0534-766.0657
4) Jl. HOS Cokroaminoto No. 70, Tel: 391.6492-3193.5466
5) Jl. Teluk Betung No. 33, Tel: 3190.7422-3192.2544
6) Jl. Matraman Raya No. 12, Tel: 858.0787
7) Jl. Tebet Utara
8) Jl. Dr. Sahardjo
9) Jl. Salemba Raya
10) Jl. Mampang Prapatan
11) Pasar Festival
12) Jl. Panglima Polim

Dan masih banyak yang lainnyaa!!

Rabu, 24 November 2010

Fixie Bike

Mungkin lo lo semua kalo di jalan lebih sering ngeliat sepeda kaya gini,

atau liat foto foto fb, atau bbm orang orang banyak yang gambarnya kaya gini,
Yes, that's called fixed gear or fixie! Dulu temen gue ada yang ngajakin bikin nih sepeda, tapi gue ga tau fixie itu apaan, karena penasaran yaudah gue search aja di google dengan keywords fiksi, dan hasil yang gue maksud ga keluar. Ternyata keywords gue salah, yang bener tuh "fixie", lalu munculah tuh penjelasan-penjelasan tentang fixie.

Menurut "investigasi" yang gue lakukan, fixie itu adalah jenis sepeda yang menggunakan 1 gear dan 1 chainring, jadi gigi nya cuma 1 dan ga bakal bisa gonta ganti gigi (iyelah orang giginya cuma 1), terus keistimewaan lainnya adalah pedal bakalan terus berputar kalo rodanya berputar, jadinya ga bisa coasting, ga tau coasting itu apa? Itu loh kalo kita naik sepeda "biasa" kan kalo jalan rodanya kita suka diem aja tuh pedalnya biar ga cape, nah itu namanya coasting (sok tau mode : on).

Oke saya sudah mengerti apa itu arti dari fixie, terus bingung yang harus dibeli apa aja, gue dapet dari kaskus.us jadi yang dibutuhin untuk bikin fixie dari nol adalah:
  1. Frame sepeda
  2. Wheelset
  3. Hub
  4. Headset
  5. Bottom bracket
  6. Stem
  7. Handle bar
  8. Seat post
  9. Sadel
  10. Pedal
  11. Crank set
  12. Cog
  13. Rantai
  14. Toe clip
Segitu aja yang diperluin, banyak juga sih, kurang jelas apa yang diperluin? Kunjungi toko sepeda terdekat untuk mendapatkan informasi lebih lanjut.
Nah kebetulan gue ada sepeda yang giginya banyak, setelah gue cari informasi sana sini, ternyata bisa tuh dibikin fixie, tinggal copot aja gigi2 yang banyak itu, pasang hub, cog fixed, toe clip dipasang jadi lah fixie.

Terus gue berpikir, berapa biaya yang diperlukan buat bikin ini sepeda. Setelah gue tanya sana sini, ternyata gue menarik kesimpulan, mahal tidaknya biaya yang dikeluarkan tergantung komponen-komponen yang digunakan. Kalo lo mau pake komponen yang bermerk yang luar negeri punya ya lo bisa abis sekitar lebih dari 10 juta. Tapi kalo mau yang biasa aja bisa "cuma" abis sekitar 1 jutaan. Tergantung ke selera, pribadi dan kesombongan masing2.

Temen gue ada yang bikin fixie sampe 30 jutaan. Nih gue kasih gambarnya, tapi gue belum dapet izin dari orangnya buat naro gambar sepedanya di blog gue, tapi gpp biar lo semua pada tau sepeda fixie mahal tuh kayanya gimana (Aseeekkk!).


Nah terus gue juga punya temen yang butuh biaya sekitar 1-2 jutaan. Nih orang yang ngajakin gue buat bikin fixie. Nih gue kasih gambarnya. Gue denger-denger sepeda ini dijual, dia pengen bikin lagi katanya. Yang berminat hubungin gue aja hehehehe.


Aduh bingung mau nulis apa lagi, pokoknya nih fixie udah menjamur di Indonesia. Udah banyak komunitas-komunitas fixie. Kalo mau mampir ke situs mereka silahkan mampir tapi harus sopan yah :)
  1. http://www.facebook.com/group.php?gid=98508137769&ref=ts
  2. http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5405221
  3. http://www.id-fixed.com/
Oke sekian penjelasan dari saya, besok dilanjutin lagi deh insya allah. Salam gowes!!

Minggu, 14 November 2010

Columbus atau Colombus?

Tadinya gue cuma sekadar penasaran aja, apa sih sebenernya arti dari kata “Columbia” yang sering gue denger atau baca? Dan sebagai anak muda abad 21, gue langsung search aja pake dewa umat manusia modern saat ini, Google search. Seperti biasa, ‘mbah Google’ menyisipkan sumber dari Wikipedia di baris paling atas. Gue yang ‘beriman’ sama Wikipedia langsung aja buka. Terus gue temuin deh apa yang gue pengen tau.

Kata “Columbia” itu berasal dari kata Latin, yaitu “Columb” dan “-ia”. “Columb” diambil dari nama penjelajah Christopher Columbus, dan “-ia” adalah semacam imbuhan yang biasa dipakai di nama-nama tempat (seperti Britannia, Iberia, Gallia, dsb.), jadi kata “Columbia” itu artinya “Land of Columbus”.

Yang bikin gue bingung, kok Christopher Columbus? Kok pake dua huruf U di namanya? Padahal seinget memori saat kanak-kanak dahulu sampe sekarang gue taunya Christopher Colombus, pake O. Ini gue rada kesel. Menurut gue, guru-guru atau mungkin Departemen Pendidikan telah melakukan penyimpangan informasi, walaopun emang dikit banget sih. Soalnya, kalo dari dulu gue tau namanya Columbus, mungkin ga usah buka ensiklopedia juga gue ngerti kali arti kata “Columbia” ini. Atas dasar ini, gue iseng aja sekalian bikin survey buat nyari tau, yang menyimpan Colombus (with O) instead of Columbus di otak mereka tuh banyak apa justru gue doang, apa justru semua anak Indonesia yang tumbuh pada akhir abad 20 itu pakenya Columbus (with U) berkat dedikasi guru-guru yang ngajarnya. Dan ternyata selain 2 jawaban itu, gue menemukan hal-hal yang menarik yang beyond expectation.

Ternyata hasil survey gue, yang menggunakan fasilitas instant messaging di smartphone gue, menunjukkan bahwa, cukup banyak yang menjawabnya dengan Columbus (U), tapi agak jauh lebih banyak yang menjawabnya dengan Colombus (O), kayak gue. Mengetahui ada beberapa yang menjawab Columbus (U), gue cukup heran dan mikir “Kok beda ya? Bukunya beda nih. Tapi kok sama-sama sekolah di Jakarta tapi beda?” (Eh, ada satu sih yang masa kecilnya di Australia. hehe. -red). Tapi lebih heran dan kaget lagi pas keluar jawaban “Napoleon” dan “nggak tau”!!! Yang njawab “Nggak tau” sudah gue verified kalo dia tuh emang beneran nggak tau, walopun sebagian akhirnya njawab pas gue pancing pake kata “Christopher”, just like I did to the people who responded “Lupa gue” etc. Ada juga yang njawab Gol D. Roger, walopun abis itu dia jawab serius. Dan, sebenernya ada beberapa juga yang njawab Amerigo Vespucci (ada yang menuliskan “Ves Buchi” juga lagi!) karena pertanyaan survey gue itu “Penemu benua Amerika itu siapa ya?” Di sini guru gue juga menawarkan kebingungan, menurut gue, dengan mengganti nama Columbus (sekarang sudah benar nulisnya. -red) dengan nama Vespucci sebagai penemunya. Kalo nggak baca-baca, bisa bingung lho kalo ditanya tentang discovery benua Amerika. OK, surveynya kasarnya kayak gini hasilnya, nggak ekstensif sih, tapi menurut gue udah mewakili keberagaman anak Indonesia lah. Nih:



Nah, sebenernya sih ya, masalahnya sih menurut gue; kenapa bisa terjadi semacam dualisme kayak gini? Padahal nama orang kan sebaiknya nggak diganti-ganti. Apalagi huruf vokalnya yang diganti. Kalo kayak Sokrates atau Julius Kaisar (kadang-kadang Sesar atau Cesar atau macem-macem) gitu kan masih mending lah, walopun dirubah-rubah juga. Harusnya ada keseragaman dan tentunya sebaiknya seragamnya yang bener (Columbus, in this case). Menurutlo gimana? Misalnya, perlu nggak sih nama itu di-convert biar lebih mudah diucapkan pada dialek tertentu dalam konteks formal? Umumnya sih emang diganti, misalnya Aristoteles itu dituliskan “Aristotle” di –salah satunya- Bahasa Inggris, di tempat lain seperti Belanda, Jerman dan Indonesia, dituliskan “Aristoteles”, di Turki bahkan cuma “Aristo” doang. Menurut gue sih harusnya nggak usah diganti-ganti lah, kasian orang tuanya kan yang ngasih nama. Haha. Kedengerannya sepele sih ya, tapi serius deh gue pengen tau menurut lo pada tuh gimana? Mohon komentarnya juga sekalian, buat yang ditanyain lewat MSN atau BBM. Hehe. Mulai dari yang sepele-sepele aja ya nggak?. Seorang peneliti Inggris aja menjadikan kotoran manusia sebagai objek penelitiannya. Atau mau komentar apa kek, terserah deh. Terima kasih ah, puyeng juga gue lama-lama…